BUKADISKUSI

follow us

Ragam Kesalahan Yang Membuat Freelancer Pemula Gagal

Ragam Kesalahan Yang Membuat Freelancer Pemula Gagal


Tahukah anda, bahwa menjalankan profesi sebagai seorang freelancer saat ini dapat dijadikan alternatif pekerjaan yang sangat menjanjikan?

Selain berpeluang mendapatkan banyak klien, menjadi seorang freelancer juga dapat menuntun Anda kepada pekerjaan yang paling Anda minati.

Dengan keahlian yang anda miliki, tentu akan membuat seorang freelancer merasa betah dengan pekerjaan yang diminatinya.

Meskipun seorang freelancer telah menjalankan pekerjaan sesuai bakat dan minatnya, ada beberapa hal yang dapat menyebabkan seorang freelancer gagal.

Beberapa kesalahan sederhana ini, mungkin tidak disadari oleh sebagian besar freelancer pemula. Moderasidiskusi.com telah merangkum beberapa kesalahan yang dapat mengakibatkan kegagalan seorang freelance dalam menjalankan profesinya tersebut.

1. Freelancer Mengabaikan Manajemen Finansial

Status anda memang sebagai seorang pekerja lepas atau freelancer, namun untuk mengatur keuangan Anda pun sangat penting untuk menunjang profesi anda tersebut.

Hal ini dikarenakan, pendapatan Anda sebagai seorang freelancer tentu tidak sama dengan penghasilan dengan pegawai pabrik ataupun pekerja kantoran pada umumnya.

Sebagai seorang freelancer, mungkin anda mendapatkan mega proyek hanya 1 tahun sekali dengan memperoleh keuntungan yang signifikan.

Namun hal tersebut, tidak menutup kemungkinan dilain waktu anda tidak mendapatkan satupun pekerjaan yang dapat Anda ambil.

Pada permasalahan tersebut, disinilah letak pentingnya untuk menjaga manajemen finansial bagi seorang freelancer.

Apabila anda tidak mengatur keuangan anda dengan bijak, percayalah bahwa profesi freelancer yang anda geluti tersebut tidak akan pernah bisa mencukupi kebutuhan Anda sehari-hari.

Setelah Anda memahami problema tersebut, biasakan untuk memulai mengatur keuangan Anda mulai dari kebutuhan sehari-hari Anda, pengeluaran jumlah biaya untuk proyek, dan monitoring pendapatan yang Anda peroleh dari setiap perkerjaan.

Mungkin, jika anda memiliki jurnal pribadi, dapat membantu anda dalam mengelola finansial anda. Jurnal ini dapat anda tulis pada excel, ataupun tulisan tangan pada buku Anda.

2. Tidak Mampu Memberikan Pelayanan Maksimal

Kepuasan klien merupakan kebanggan bagi seorang freelancer. Inilah yang sudah seharusnya menjadi senjata paling kuat untuk memperahankan profesi Anda dalam bisnis ini.

Ketika Anda tidak mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada klien, tentu klien pun tidak akan pernah kembali menggunakan jasa Anda.

Sebaliknya, jika klien merasa puas dengan pelayanan Anda, sangat memungkinkan klien akan tetap menggunakan jasa Anda dilain hari.

Kepuasan klien tentu berbeda-beda, bisa dilihat dalam beberapa hal. Yang paling pertama dan utama adalah kualitas kerja Anda. Seberapa cepat dan tanggap Anda dalam menyelesaikan setiap tugas dari klien, juga dapat dijadikan bahan penilaian.

Jadi, sebaiknya Anda harus mampu menepati deadline projek yang diminta oleh klien Anda, karena kualitas kerja Anda cerminan profesionalitas Anda di mata klien.

3. Freelancer yang Terlalu Akomodatif

Kesalahan yang paling sering dilakukan oleh seorang freelancer pemula yaitu mereka terlalu akomodatif dengan terlalu memberikan keleluasaan kepada klien.

Mungkin kelonggaran ini bisa jadi sebuah nilai tambah, namun juga perlu Anda ketahui bahwa tidak semua klien memiliki karakter yang baik.

Tidak sedikit, beberapa klien juga memiliki sisi negatifnya. Maka dari itu Anda sebagai seorang freelancer pemula, perlu berjaga-jaga agar tidak memberikan semua yang di inginkan oleh klien.
Terlalu mengikuti apapun yang diminta oleh klien, maka Anda akan menghabiskan banyak waktu, mungkin juga keuangan Anda, serta menutup kemungkinan menutup kesempatan lain.

Jangan pernah takut untuk menentukan aturan ataupun kesepakatan dengan klien, pastikan bahwa kerjasama ini saling menguntungkan.

Kemudian, jangan pernah khawatir untuk menyaring setiap pekerjaan dari klien. Tentukan waktu memulai pekerjaan, deadline pekerjaan, serta tarif yang jelas kepada mereka.

4. Komunikasi yang Tidak Lancar dengan Klien

Selain sikap, komunikasi yang baik juga menentukan seberapa sukses anda menjalani bisnis ini. Komunikasi termasuk aspek yang paling penting untuk menjalin kerjasama dengan orang lain.
Jika komunikasi Anda buruk, memungkinkan membuat Anda salah dalam memahami informasi apa saja yang diiginkan oleh klien.

Selanjutnya, jika Anda belum paham dengan apa yang diinginkan oleh klien "tanyakan segera". Karena akan berakibat fatal apabila mengerjakan proyek yang sebenarnya tidak Anda pahami.
Sebagai seorang freelancer Anda harus melatih komuniksi yang baik dengan klien. Karena beberapa freelancer bersikap ceroboh dengan apa yang mereka kerjakan.

Bahkan freelancer pemula membuat asumsi sendiri, ada yang salah dengan perkejaan dari klien. Hal ini yang membuat freelancer pemula gagal dan menghabiskan waktu. Berhati-hatilah.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar